73 Katalog Harga Hewan Terbaru dan Lengkap!

Hewan adalah organisme eukariotik yang memiliki banyak sel (multiseluler) yang membentuk satu kerjaan biologi bernama Animalia. Namun perlu diketahui bahwa ada pengecualian bahwa hewan mengkonsumsi bahan-bahan organik dan menggunakan oksigen.

Hal ini dilakukan untuk bernapas, bisa bergerak, reproduksinya seksual, tumbuh dari suatu bola sel berongga. Adapun rentang panjang hewan dimulai dari 8,5 mikrometer sampai 33,6 meter. Mereka memiliki interaksi tergolong rumit dengan lingkungannya.

Selengkapnya simak daftar isi berikut ini:

Pengertian Hewan

Hewan Peliharaan
Gambar Hewan Peliharaan (Tokopedia)

Agar lebih jelas lagi, pengertian hewan memang perlu dipertegas bukan hanya dari ciri-ciri yang dimilikinya saja. Hewan merupakan salah satu makhluk hidup yang memiliki kemampuan beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya. Hewan bisa hidup di gurun, air tawar, air laut bahkan kutub.

Hewan juga memiliki jenis makanan yang berbeda-beda. Ada yang pemakan tumbuhan (herbivora), pemakan daging (karnivora) bahkan ada yang memakan segalanya (omnivora). Aktivitas peran hingga struktur hewan pun turut bervariasi. Hewan bisa ditemukan dalam warna, bentuk serta ukuran yang berbeda-beda.

Karakteristik Hewan

Selain mengetahui apa itu hewan, perlu diperjelas mengenai karakteristiknya guna menambah pemahaman. Ada beberapa karakteristik hewan yang perlu diketahui:

  1. Sel Hewan, dari segi sel nya, hewan memiliki suatu organel sel yang khas dengan adanya sentriol. Adapun guna sentriol ini adalah saat terjadinya pembelahan sel. Organel ini kemudian membedakan antara tumbuhan dan hewan.
  2. Tidak memiliki dinding sel, Perlu diketahui bahwa hewan tidak memiliki dinding sel.
  3. Mempunyai vakuola yang ukurannya kecil bahkan tidak ada
  4. Tidak mempunyai plastida
  5. Mempunyai fungsi dan struktur yang sama dan membentuk suatu jaringan
  6. Sel hewan sebagian besarnya tersusun atas air dan juga komponen kimia seperti karbohidrat, lemak, protein dan asam nukleat.
  7. Sel pada hewan tersusun atas dua lapisan membran bernama fosfolipid yang sifatnya selektif permeabel. Hal ini berarti hanya molekul tertentu saja yang bisa keluar masuk sel.
  8. Jaringan Hewan. Secara umum ada empat jenis jaringan yang dimiliki oleh vertebrata yakni jaringan epitel, jaringan ikat, jaringan otot dan juga jaringan saraf.
  9. Organ Hewan, semakin tinggi derajat hewan yang bersangkutan, maka akan semakin banyak organ tubuh yang dimilikinya. Banyaknya organ tubuh pada hewan tentu akan mendukung kinerja efisiensi kerja.
  10. Sistem Organ Hewan, adapun sistem organ tubuh akan dikelompokkan menjadi sembilan bagian yakni sistem otot, sistem rangka, sistem pencernaan, sistem pernapasan, sistem saraf, sistem sirkulasi, sistem endokrin, sistem ekskresi dan juga sistem reproduksi. Sistem sirkulasi yang ditemukan pada hewan umumnya merupakan sistem peredarah darah tertutup tunggal. Darah akan mengalir melalui pembuluh darah.

Cara Merawat Hewan

Ketika memutuskan untuk memelihara hewan, tentu saja yang perlu diketahui adalah cara yang pas untuk merawatnya. Hal ini bertujuan agar hewan yang dipelihara tetap bisa terawat dan terjaga. Kesan penyiksaan pun jauh dari pemeliharaan yang sedang dilakukan. Berikut adalah cara merawat hewan yang bisa diterapkan:

a. Saat Pembuatan dan Penempatan Kandang

Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah pembuatan dan juga penempatan kandang. Sangat ideal jika penempatan kandang berada jauh dari sumber kebisingan.

Memang tidak bisa dipungkiri bahwa tiap hewan memiliki tingkat sensitifitas yang berbeda-beda terhadap suara bising. Contohnya saja seperti kelinci yang akan lebih mudah stress saat berada di tengah-tengah kebisingan.

Saat membuat kandang, pastikan bahwa kandang mempermudah ketika akan membuang kotoran hewan. Kandang dapat diberi lubang khusus untuk tempat pembuangan kotoran. Bukan hanya letaknya saja, bahan untuk pembuatan kandang juga harus diperhatikan.

Hal ini untuk menghindari efek bahaya dari bahan pembuatan kandang yang bisa saja mengancam keselamatan hewan peliharaan. Sebisa mungkin menggunakan bahwan alami untuk pembuatan kandang. Misalnya seperti kayu.

b. Memperhatikan Kondisi Hewan

Hal ini bisa diterapkan saat memilih hewan di toko hewan. Pastikan bahwa hewan yang akan dibeli berada dalam kondisi sehat dan umurnya juga perlu diperhatikan.

Jika tidak ingin repot, maka belilah hewan dalam kondisi yang sudah tidak menyusu lagi atau dengan kata lain sudah tidak menyusu lagi. Hewan dengan karakteristik yang demikian memang lebih kuat. Tentu saja merawatnya akan lebih mudah.

Apabila sudah menjadi peliharaan, maka pastikan bahwa kondisi hewan selalu terlihat stabil dan aktif. Jika terlihat ada kejanggalan terkait kondisinya, segeralah bawa ke dokter hewan. Disarankan untuk melakukan pengecekan rutin minimal 3 bulan sekali ke dokter hewan.

c. Rutin Membersihkan kandang hewan

Kebersihan kandang adalah salah satu bagian yang sangat berpengaruh terhadap hewan peliharaan. Terutama untuk kesehatannya. Luangkanlah waktu untuk membersihkan kandang secara berkala.

Disarankan minimal dua minggu satu kali pembersihan. Namun berbeda halnya jika hewan peliharaan yang dimaksud adalah sejenis burung dan ikan.

Lebih perlu jarak waktu yang dekat untuk membersihkan kandang mereka. Minimal satu kali dalam seminggu. Bisa dikaitkan bahwa pembersihan kandang sendiri bergantung pada jenis hewan yang dipelihara.

Sesuaikanlah dan pastikan setiap harinya dengan cara mengecek keadaan kandang. Apabila dirasa sudah kotor dan berbau maka ada baiknya segera dibersihkan agar tidak menimbulkan penyakit pada hewan yang bersangkutan.

d. Mengajak Hewan Bermain

Selanjutnya, pemelihara bisa mengajak hewan peliharaan untuk bermain. Misalnya saja dengan kegiatan jalan-jalan ataupun sekadar bermain bersamanya.

Hal ini akan meningkatkan rasa akrab diantara hewan dan juga pemiliknya. Latihlah hewan untuk mengenal lingkungan. Misalnya saja seperti kucing. Latihlah ia untuk pandai pulang sendiri ketika pergi jauh.

Selain menambah keakraban, dengan mengajak hewan bermain juga bisa menghilangkan stress pada hewan dan juga diri pemiliknya. Mengajak bermain juga dapat menumbuhkan rasa kasing sayang diantara keduanya.

Apalagi hewan yang dekat manusia (kucing, ayam, ikan, bebek, burung, sapi, kambing, kelinci), yang memang sudah sering berdampingan hidupnya dengan manusia.

e. Memberikan Perawatan Khusus

Adakalanya hewan memerlukan perawatan khusus. Perawatan pada hewan peliharaan ini juga perlu dilakukan terutama pada bagian seperti kuku dan bulu. Misalnya saja kucing, mereka harus dipotong bulunya dalam empat bulan sekali agar membantu pertumbuhan bulu barunya.

Apabila memelihara kelinci maka kuku kelinci juga perlu diperhatikan.Periksalah secara berkala anggota tubuh binatang peliharaan, mulai dari mata, mulut,telinga, hidung dan juga lubang pembuangan.

Pastikan bahwa selalu dalam kondisi bersih dan tidak tampak kusam. apabila kotor, maka segera bersihkan, bila ada tanda-tanda terserang penyakit, bawalah ke dokter guna menghindari penyakit yang tidak diinginkan.

Cara yang bisa dilakukan untuk membersihkannya ialah memandikan hewan peliharaan. Gunakanlah sabun khusus untuk mandi hewan agar keindahan bulunya tetap terjaga dengan baik.

f. Berikanlah Makanan dan Minuman Bergizi

Hewan peliharaan tentu saja membutuhkan asupan gizi untuk mendukung tumbuh dan kembangnya. Ingat bahwa cukup berikan makanan sesuai takaran, hal ini dilakukan guna menghindarkan terjadinya gangguan pada sistem pencernaan hewan yang bersangkutan. Selain itu tidak jarang hewan muntah karena memakan terlalu banyak asupan yang diberikan oleh pemiliknya.

Demikianlah informasi terkait hewan secara keseluruhan untuk bisa memperluas pengetahuan mengenai satwa. Jelas hal ini bisa menjadi informasi yang dijadikan referensi kamu saat memutuskan memelihara hewan. Perhatikan tips dan cara memelihara yang tepat.

Rating: Average rating: 4.4, based on 1 reviews Harga: from Rp3000 to Rp1245500