11 Katalog Harga Kucing Terbaru dan Lengkap!

[adinserter block=”4″]

Kucing adalah salah satu hewan yang banyak dipelihara. Tergolong dalam hewan peliharaan yang lucu dan menggemaskan, jelas saja kucing banyak dicari dan secara sengaja dipelihara dalam suatu rumah.

Selain itu, kucing juga dipercaya mampu menghilangkan stress ketika mengajaknya bermain. Tingkah lakunya yang menggemaskan tentu saja menjadi faktor pendukungnya.

[adinserter block=”4″]

Meski demikian, tentu saja dibutuhkan perawatan yang optimal sehingga kucing yang sedang dipelihara tetap aman untuk diajak bermain. Hal ini menyangkut segi kebersihannya.

Selain itu, tidak jarang kita temukan game yang merujuk kepada kelucuan kucing. Contohnya saja seperti game kucing Angela. Meskipun demikian namanya, kucing yang satu ini hanyalah sekadar nama dalam dunia game.

Salah satu jenis kucing yang banyak dipelihara adalah kucing Persia. Kucing yang menggemaskan ini memang mempunyai daya tarik tersendiri bagi para pecinta kucing. Kucing ini memiliki karakteristik bulu panjang dan karakter wajah yang bulat dan moncongnya pendek.

Asal usul namanya tentu berasal pada Pesia yang merupakan nama lama Iran selaku tempat ditemukannya kucing ini pertama kali. Kucing ini terus dikembangakan di Britania Raya dan Amerika Serikat sesudah perang dunia kedua. Artikel ini sangat panjang, untuk itu berikut ini adalah daftar isi pembahasan artikel ini :

[adinserter block=”1″]

Daftar Harga Kucing Semua Ras Terbaru 2019

Jenis KucingHarga Dalam Rp
Persia Asli (3-6 bulanan)Rp5.000.000 – Rp16.000.000-an
Persia Medium Asli (3-6 bulanan)Rp2.000.000 – Rp9.000.000-an
Persia Flatnose Asli (3-6 bulanan)Rp5.000.000 – Rp12.000.000-an
Persia Peaknose Asli (3-6 bulanan)Rp6.000.000 – Rp13.000.000-an
Persia Himalaya Asli (3-6 bulanan)Rp3.000.000 – Rp10.000.000-an
Persia Silang Anggora (3-6 bulanan)Rp650.000 – Rp2.300.000-an
Persia Silang Lokal (3-6 bulanan)Rp200.000 – Rp750.000-an
Munchkin BetinaRp6.500.000 – Rp7.500.000-an
Munchkin x PersiaRp950.000-an
Munchkin KittenRp6.000.000-an
Munchkin NapoleonRp7.000.000-an
Munchkin JantanRp4.000.000-an
Munchkin Scottish Fold AsliRp6.000.000-an
British ShorthairRp3.500.000 – Rp30.000.000-an
BlacanRp4.000.000 – Rp22.000.000-an
CalicoRp400.000 – Rp8.500.000-an
SavannahRp14.400.000 – Rp288.171.000-an
American ShorthairRp8.600.000 – Rp17.300.000-an
Odd EyesRp450.000 – Rp6.500.000-an
GroomingRp1.200.000-an
Scottish FoldRp14.000.000 – Rp22.000.000-an
BirmanRp2.000.000 – Rp12.000.000-an
SphynxRp14.000.000-an
HutanRp8.500.000 – Rp17.000.000-an
Russian BlueRp5.000.000 – Rp9.000.000-an
KampungRp200.000 – Rp800.000-an

Jenis-Jenis Kucing Populer

1. Kucing anggora

Kucing Anggora
Gambar Kucing Anggora (Tokopedia)

Kucing ini memang sudah cukup melegenda dan masuk dalam ras tertua. Asalnya ialah Ankara Turki. Kucing ini sering dikaitkan dengan beragam mitos dan legenda. Oleh sebab itulah kucing ini juga sangat terkenal di negara Indonesia.

2. Kucing Persia

[metaslider id=”3839″]

Kucing jenis ini juga tidak kalah terkenal. Kucing yang mempunyai karakter wajah bulat dan moncok pendek ini merupakan ras kucing domestik. Namanya mengacu kepada nama Persia yang merupakan nama lama dari Iran. Iran merupakan negeri pertama kali dimana kucing ini ditemukan.

3. Kucing Bengal

Kucing Bengal
Gambar Kucing Bengal (Tokopedia)

Kucing ini merupakan hasil silang antara kucing asian leopard dan kucing american shorthair. Adapun negara tempat asal kucing ini adalah Amerika Serikat. Kucing ini juga menjadi salah satu jenis kucing yang banyak digemari.

4. Kucing sphynx

Kucing Sphynx Lucu
Kucing Sphynx Lucu Pakai Baju (Catster.com)

Kucing ini merupakan salah satu ras kucing yang mempunyai bulu sangat pendek dan juga sedikit. Jika dilihat-lihat, kucing yang satu ini bahkan tidak memiliki bulu sama seklai.

Namun jika mengamatinya dengan seksama, kucing ini masih memiliki bulu-bulu halus di beberapa bagian tubuhnya. Meski demikian, hal tersebut menjadi nilai jual yang tinggi pada kucing ini. Hal ini terbukti dari harga kucing yang mencapai 25 juta rupiah.

5. Kucing munchkin

Kucing munchkin
Foto Kucing munchkin Lucu (Catster.com)

Kucing ini memiliki kaki pendek dikarenakan adanya mutasi genetik secara alami. Ras kucing ini mulai dikembangkan pada tahun 80-an di negara Amerika Serikat. Karena kakinya pendek, kucing ini masuk ke dalam salah satu kucing terkecil yang ada di dunia.

6. Kucing Maine Coon

Kucing Maine Coon
Gambar Kucing Maine Coon (Tokopedia)

Kucing yang satu ini disebut juga sebagai kucing bulu panjang yang ada di Amerika. Ia pun menjadi salah satu ras kucing alami tertua. Asalnya dari Maine, negara Amerika Serikat. Kucing ini dipercaya bahwa nenek moyangnya berasal dari kucing Anggora.

[adinserter block=”2″]

7. Kucing Siam

Kucing Siam
Gambar Kucing Siam (Tokopedia)

Kucing ini merupakan kucing jenis oriental yang telah diakui secara jelas. Sama dengan namanya, kucing ini berasal dari negara Siam yang sekarang dikenal dengan sebutan Thailand.

8. Kucing himalaya

Kucing Himalaya
Gambar Kucing Himalaya (Tokopedia)

Adapun kucing jenis ini merupakan salah satu ras kucing domestik hasil persilangan kucing siam dan kucing persial

Tips Ternak Kucing

Ada beberapa tips yang harus diperhatikan saat ingin beternak kucing. Diantaranya adalah sebagai berikut.

1. Memilih bibit kucing

Bibit Anakan Kucing
Gambar Anakan Kucing yang Lucu (Catster.com)

Pilihlah bibit kucing yang berkualitas, tentu saja saat ingin memulai pemeliharaan pada kucing, bibit akan sangat menentukan keberhasilan kedepannya. Misalnya saja saat membeli anak kucing, pastikan bahwa bibit kucing yang dibeli memiliki kualitas bagus. Hal ini juga memberikan kemungkinan bagusnya keturunan yang akan dihasilkan nantinya.

2. Siapkan kandang

Mempersiapkan kandang, setelah mendapatkan bibit yang bagus, maka selanjutnya siapkanlah kandang yang nyaman untuk kucing. Adapun maksud nyaman dalam hal ini adalah didukung dengan suhu yang tidak terlalu panas maupun terlalu dingin. Jangan lupa menambahkan pasir halus ke dalam kandang.

4. Mengetahui masa produktif kucing

Memahami umur kucing yang tepat untuk kawin. Usia ideal untuk kucing dikawinkan ialah saat usianya sudah mencapai 1 tahun. Perlu diketahui bahwa tanda musin kawin tiba adalah apabila kucing mengeluarkan suara yang bising dan cukup mengganggu telinga. Hal tersebut biasanya dilakukan untuk menarik perhatian lawan jenis.

5. Mengetahui masa hamil kucing

Kucing Betina Hamil
Gambar Kucing Betina sedang Hamil (Warren Photographic)

Pahami masa hamil kucing. Setelah kucing kawin, maka tiba saatnya untuk hamil. Biasanya kucing betina akan menghindari lawan jenisnya.

6. Memberi makanan sesuai porsi

Jangan lupa memberi pakan yang sesuai. Berilah pakan yang sesuai agar pencernaan kucing tetap bisa sehat dan tidak mengalami gangguan. Kucing yang pencernaannya sehat akan senantiasa terlihat sebagai kucing lucu dan aktif.

Tips Kucing Melahirkan

[adinserter block=”3″]

Ada beberapa cara yang bisa dipersiapkan guna membantu kucing melahirkan. Adapun cara tersebut ialah sebagai berikut:

  1. Mempersiapkan persalinan,dalam hal ini, perhatikanlah dengan seksama tanda-tanda kehamilan yang terjadi pada kucing.
  2. Bawalah kucing ke tempat pemeriksaan untuk mengetahui secara pasti kondisi kehamilannya.
  3. Merawatnya dengan seksama di masa kehamilan dengan menjaga asupan yang masuk.
  4. Buatlah sebuah sarang kucing yang nyaman, tenang dan aman sebagai tempat melahirkan.
  5. Persiapkanlah kucing untuk persalinan. Dalam hal ini tetap berikan makanan berkualitas bagus.
  6. Sebelum persalinan berlangsung, pastikan bahwa kamu sudah menyediakan makanan, air, kotak berisi pasir dan beberapa peralatan pendukung lainnya.
  7. Sediakan beberapa helai handuk kecil untuk anak kucing nantinya.
  8. Jika bayi kucing sudah bisa lahir, maka di masa-masa itu kamu bisa mempersiapkan mainan kucing yang akan menjadi kegiatan seru si anak kucing supaya tidak stress.

Manfaat Memelihara Kucing

Kucing mempunyai sejuta manfaat ketika memilih hewan satu ini jadi hewan peliharaan rumah. Manfaat Memelihara Kucing yaitu mampu mengatasi rasa sakit Anda akibat kehilangan sesuatu.

Jika Anda seorang pria, Anda akan terlihat lebih menarik dibandingkan dengan pria lain. Kucing pun biasanya dipelihara oleh orang yang cerdas. Terbukti dari sebuah penelitian tahun 2010 menunjukan pemilik atau pecinta kucing rata-rata bergelar sarjana dan mempunyai wawasan yang luas.

Melihat dari segi kesehatan, memelihara kucing mampu menenangkan jiwa dan membuat jantung tetap sehat. Bagi anak-anak yang suka dengan kucing juga mampu memberikan daya tahan tubuh yang lebih besar.

Hal tersebut terbukti dengan sebuah penelitian pada tahun 2002 yang menemukan bahwa anak kurang dari satu tahun kemungkinannya lebih kecil pada mengembangkan alergi.

Elus-elus Kucing
Memelihara kucing bisa bikin pemilknya bahagia (BuzzFeed.com)

Baik alergi pada hewan maupun yang lainnya. Selain itu, memelihara kucing juga bisa meminimalisir terjadinya stroke yang bisa saja terjadi. Karena stroke biasanya dialami oleh orang yang dalam kehidupannya tidak senang dan santai.

Jika dilihat dari psikologi, memelihara kucing mampu menghilangkan stres terutama bagi pasangan suami istri. Selain itu, memelihara kucing juga secara tidak langsung menunjukkan kepribadian orang tersebut.

Pecinta kucing biasanya memiliki kepribadian yang tenang dan lebih introvet. Pemilik atau pecinta kucing pun juga menjadi pribadi yang lebih bisa dipercaya dibandingkan dengan pecinta hewan lainnya.

Jika banyak serangga ataupun tikus berkeliaran di rumah, memelihara kucing menjadi pilihan yang tepat. Kucing memang terkenal bermusuhan dengan tikus. Tikus juga menjadi santapan lezat bagi sang kucing.

Jadi tidak heran jika rumah anda tidak terdapat tikus lagi ketika memelihara kucing. Makanan yang tidak kalah lezatnya yaitu serangga. Kucing selalu berusaha mengejar dan menangkap serangga yang berkeliaran di rumah atau lingkungan hidupnya.

Penyakit Kucing dan Obatnya

Kucing memang menjadi hewan peliharaan terfavorit dan terpopuler. Jenis-jenis dari hewan kesayangan ini pun terdiri dari beraneka ragam. Para pecinta kucing tentu bisa dengan bebas memilih kucing sesuai dengan yang diinginkan dan diidamkannya.

Harga dari kucing sendiri pun bermacam-macam mulai dari puluhan hingga jutaan ribu rupiah. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa hewanpeliharaan yang satu ini pun tidak bisa lepas dari yang namanya penyakit. Nah, berikut ini beberapa Penyakit Kucing dari ciri-ciri hingga cara pengobatannya yang mudah.

1. Bulu Kucing Rontok

Penyakit Kucing yang sering dialami oleh hewan kesayangan Anda yaitu bulu kucing yang rontok. Ciri-ciri dari rontoknya bulu kucing yaitu banyak ditemukan bulu-bulu kucing berkeliaran dimana-mana.

Menyisir Rambut Kucing
Foto Kucing sedang Disisir bulunya (Catlovers.id)

Ciri pada kucing sendiri yaitu anda mendapati beberapa bagian tubuh kucing yang tidak terdapat bulu alias botak. Rontoknya bulu kucing sendiri bisa disebabkan karena kucing Anda terdapat kutu, stres, alergi ataupun gizi buruk.

Pengobatan yang bisa dilakukan untuk mengatasi Bulu Kucing Rontok yaitu dengan memberikan makanan yang bergizi. Misalnya saja wet food yang bisa dicampur dengan kitty bloom.

Jika Anda menginginkan kucing menjadi gemuk, Anda bisa menambahkan Xtra Bloom Wate. Nah, jika Anda sudah mengetahui penyebab dari rontoknya bulu kucing, Anda juga bisa memberikan pengobatan dari penyebab bulu kucing yang rontok tersebut.

[adinserter block=”4″]

2. Flu Kucing

Influenza atau flu tidak hanya menyerang manusia saja. Hewan peliharaan yang satu ini pun bisa terkena flu. Flu kucing yaitu flu yang disebabkan oleh infeksi ataupun kombinasi dari beberapa virus dan bakteri yang menyerang tubuh kucing.

Gejala flu yang akan dialami oleh kucing yaitu pilek dan bersin-bersin yang berangsur cukup lama. Flu kucing ini pun bisa berakibat fatal. Gejala lain yang bisa Anda perhatikan yaitu nafsu makan kucing berkurang, lesu, lemah, batuk dan matanya berair.

Ada beberapa Penyebab dan Cara Mengobati Kucing Fluyang bisa dilakukan. Penyebab dari flu kucing yaitu adanya bakteri maupun kombinasi dari beberapa virus yang menyerang kucing.

Cara mengobatinya yaitu segera hubungi dokter hewan terdekat. Disana akan diberi obat-obatan seperti antibiotik yang digunakan untuk mencegah  infeksi sekunder karena adanya bakteri.

Kucing Tidur
Foto Kucing Tidur dengan Nyenyak (PetHelpful.com)

Selain itu, anda juga bisa memberikan obat-obatan yang berguna untuk mengurangi gejala flu seperti menurunkan panas, menghilangkan lendir saluran pernapasan maupun melegakan pernafasan. Jika hal tersebut sudah dilakukan, semua akan tergantung pada sistem kekebalan tubuh pada kucing.

3. Distemper

Distemper merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh virus parvo. Virus ini bisa menghancurkan sel-sel dalam sumsum tulang, otak, retina, dan jaringan limfoid. Penyakit distemper menjadi salah satu penyakit mematikan yang diderita kucing.

Apabila tidak ditangani dengan tepat, kucing kesayangan anda akan mati sia-sia. Gejala yang terlihat dari kucing yaitu nafsu makan menurun, melihat makanannya saja si kucing in tidak mau.

Gejala lain yaitu sering kali minum tetapi hanya sedikit, demam,  kucing yang biasanya periang tiba-tiba jadi pendiam, dan jalannya menjadi lambat.

Distemper Pada Kucing memang susah disembuhkan. Kucing yang pernah terkena penyakit ini akan kembali terkena ketika daya tahan tubuhnya melemah.

Cara mencegah dari penyakit ini yaitu dengan vaksinasi. Jika sudah terkena penyakit distemper, anda harus menjaga kucing peliharaannya.

Misalnya dengan menjadwalkan makan dan minum. Obat-obatan yang bisa diberikan yaitu VCO untuk daya tahan tubuh, vitamin D untuk tulang, oralit untuk mengurangi diare pada kucing.

4. Kulit Kucing Ringworm

Penyakit kulit yang terkadang menyerang kucing yaitu penyakit kulit yang disebabkan oleh adanya jamur yang menyerang. Jenis Jamur Pada Kucing yaitu ringworm yang mampu menyebabkan lesi melingkar dibagian kepala kucing, badan dan telinga.

Ciri-ciri yang bisa anda perhatikan yaitu pada bagian kulit yang diserang jamur sering bersisik dan botak. Selain itu, penyakit yang diderita kucing ini bisa menular pada hewan lain atau bahkan pada orang sekaligus. Untuk itu, Anda perlu memperhatikan kucing kesayangan agar terhindar dari penyakit kulit ringworm

Cara penanganan dari penyakit kulit ringworm yaitu dengan membersihkan kerak-kerak yang terbentuk dengan menggunakan Virgin Coconut Oil atau minyak tawon.

Setelah membersihkan kerak-kerak tersebut, andan bisa mengoleskan propolis atau salep anti jamur yang bisa Anda beli di Apotek. Jika kucing berumur lebih dari 4 bulan, Anda juga bisa memberikan Oral,Ithraconazole atau  Sporanox.

Satu kapsul dari obat tersebut bisa dibagi menjadi 5 dalam kurun waktu 2 minggu. Jika kucing kesayangan anda belum berumur 4 bulan atau sedang hamil, jangan berikan obat kapsul tersebut.

[adinserter block=”1″]

5. Scabies

Scabies juga merupakan salah satu penyakit kulit yang sering dialami oleh hewan rumahan ini. Jika penyakit kulit sebelumnya disebabkan oleh jamur, scabies merupakan penyakit yang disebabkan oleh tungan pada kepala Notedres cati.

Ciri-ciri dari scabies yaitu gatal di sekitar kepala dan leher kucing sehingga menyebabkan rambut rontok dan bintik-bintik kebotakan.

Karena kucing sering menggaruk-garuk kepala dan lehernya, maka kulitnya akan berubah menjadi merah hingga menimbulkan luka. Ciri-ciri lain yaitu ada warna abu-abu tebal yang berada disekitar leber tepi wajah dan telingan.

Scabies Pada Kucing bisa diobati dengan beberapa cara yaitu dengan membersihkan kerak tersebut seperti halnya penyakit ringworm. Pada bagian telingan bisa dibersihkan dengan cairan pembersih Otolin dan teteskan juga obat kutu frontline.

Kucing Sedang Sakit
Foto Kucing Sedang Sakit (mnn.com)

Jika penyakit scabies pada kucing dewasa sudah menyebar, Anda harus mendatangidokter hewan dan menyuntikkan anti parasit. Namun jika kucing masih kecil atau bayi, Anda cukup membersihkan keraknya dan mengoleskan propolis.

6. Muntah Kuning

Muntah pada kucing biasanya memang sering terjadi. Muntah tersebut bisa saja terjadi karena makanan yang ditelan kucing berbahaya atau tidak sesuai dengan sistem pencernaannya.

Namun jika Kucing Muntah Kuning tentu anda harus lebih waspada. Karena muntah kuning yang terjadi pada kucing tidak hanya disebabkan pola makan dan makanannya saja yang salah. Ciri-ciri dari penyakit yang satu ini jelas kucing sering muntah dan warnanya kuning.

Ada beberapa Penyebab dan Cara Mengobati Kucing Muntah yang bisa dilakukan untuk menyelamatkan kucing. Penyebab dari muntah kuning yaitu virus panleukopina, kehamilan, keracunan dan makanannya.

Cara mengobatinya yaitu tidak memberikannya makan dan minum selama 12 jam setelah memakan obat seperti oralit. Jika kucing tidak mengalami perubahan atau semakin parah, Anda bisa membawanya ke dokter hewan untuk penanganan lebih lanjut.

7. Kucing Mencret

Kucing Mencret memang menjadi penyakit yang sering dialami oleh manusia maupun hewan. Ciri-ciri dari penyakit kucing ini yaitu adanya perubahan pada tinja kucing yang lebih encer dan buang air secara berlebihan.

Hal tersebut bisa terjadi karena adanya gangguan saluran pecernaan kucing. Penyebab dari terjadi mencret pada kucing pun bermacam-macam. Misalnya sari makanan yang ditelan merupakan makanan sisa, sayuran belum dicuci bersih, air minum yang tidak higenis, susu sembarangan dan masih banyak lagi.

Cara mengobati kucing mencret yaitu dengan memberikan multivitamin dan nutrisi khusus kucing. Anda juga bisa memberikan makanan dengan tempe.

Tempe menjadi salah satu makanan penting yang mampu membantu menormalkan saluran pencernaan. Jika hal tersebut masih gagal, Anda bisa mencoba mengganti makanannya dan membersihkan kandang secara teratur.

8. Mata Kucing Berair

Mata Kucing Berair secara berlebihan bukanlah hal yang wajar dialami oleh hewan peliharaan Anda. Mata yang berair ini menjadi salah satu penyakit yang sering diderita oleh kucing rumahan.

Keluarnya cairan yang dikeluarkan oleh kucing berguna untuk melindungi diri dari gangguan yang dialami. Ciri-ciri dari penyakit ini tentu cairan keluar secara terus menerus dan memerah.

Cara pengobatan yang tepat pada kucing yaitu dengan menempatkan kandang terpisah dan membersihkan kotoran-kotoran kucing yang menyebar kemana-mana.

Sebelum dibawa ke dokter hewan, anda bisa memberikan obat-obatan yang bisa didapatkan di apotek terdekat. Misalnya membeli tetes mata untuk mengobati mata kucing yang sedang berair.

[adinserter block=”2″]

9. Demam

Kucing Sedang Demam
Foto Kucing Sedang Demam (BoredomTherapy.com)

Demam tidak hanya dialami oleh manusia saja tetapi juga terjadi pada hewan termasuk kucing. Cir-ciri yang sering dialami oleh Kucing Demamyaitu tubuh panas, tidak aktif, tidur dengan posisi mendekam, bau mulut, dan nafsu makannya menurun.

Tubuh kucing yang panas biasanya lebih dari 39 derajat celcius. Selain ciri-ciri tersebut, bulu kucing juga akan mengalami kerontokan, muntah-muntah dan ada cairan yang keluar dari telinga si kucing tersebut.

Cara Mengobati Kucing Demam cukup mudah. Ketika suhu badan naik, anda bisa mendinginkannya dengan cara membawanya ke tempat yang sejuk atau dengan memposisikan kucing didepan kipas angin.

Agar kondisi tubuhnya normal, Anda bisa memberikan suplemen dan energi vitamin B yang cukup. Hal terpenting yang tidak boleh ditinggalkan yaitu konsumsi air yang cukup bagi si kucing.

10. Cacingan

Cacingan yang dialami kucing disebabkan oleh cacing pita yang merupakan parasit. Parasit inilah yang menginfeksi sistem pencernaan manusia dan hewan. Cacing pita berukuran sekitar 10 hingga 60 cm. Struktur tubuhnya pun bersemen dimana setiap segmen mengandung telur.

Ciri-ciri Kucing Cacingan yaitu mengalami gatal, perut kembung, diare, penurunan berat badan, sesak nafas, pneumonia, nafsu makan menurun, dan batu. Selain itu, bulu pada kucing ini pun terlihat kusam dan rontok parah.

Cacingan yang terjadi pada kucing ini cukup mematikan. Penanganan khusus tentu harus dilakukan oleh Anda. Jika anda sudah memerhatikan gejala yang terjadi pada kucing, sebaiknya anda langsung membawanya ke dokter hewan untuk mendapatkan pertolongan.

11. Keracunan

Kebiasaan memakan sesuatu secara sembarangan membuat kucing sering kali keracunan. Ciri-ciri yang bisa dilihat ketika Kucing Keracunan yaitu nafas makan berkurang, suka menyendiri, menggigil, depresi, bersin, batuk, diare, mencret, dan muntah-muntah.

Cara menghilangkan racun tersebut yaitu dengan membersihkan kucing dengan air, penetralan racun dan memberikan obat berkenaan dengan diare.

Anda juga perlu membawa kucing ke tempat yang memiliki udara segar agar pernapasan dan pencernaan bisa kembali seperti semula. Jika hal tersebut belum mengalami perubahan, Anda bisa membawa kucing kesayangan Anda ke dokter hewan terdekat.

12. Stres

Kucing yang menjadi hewan kesayangan anda ini bisa juga mengalami stres. Gejala yang dialami oleh kucing stres memang berbeda. Pada umumnya ciri-ciri yang bisa anda perhatikan ketika Kucing Stress yaitu suka menyendiri, bulu rontok, mengeong berlebihan, mencret, tidur lebih lama, agresif dan defensif.

Jika kucing stres, maka akan muncul penyakit-penyakit lain pada kucing. Misalnya kekebalan tubuh menurun dan kesehatannya akan terganggu.

Cara pengobatan yang bisa dilakukan yaitu dengan melakukan grooming secara tidak berlebihan dan makanannya dijaga.

[adinserter block=”3″]

Selain itu, anda bisa membawa kucing ke tempat yang segar agar kucing merasa fresh kembali. Hal yang tidak kalah penting yaitu  membersihkannya dan kandangnya secara teratur.

Kucing Stress
Animasi Kucing Stress Lucu

Cara Merawat Kucing

Kucing yang menjadi hewan peliharaan kesayangan tentu harus selalu dirawat. Agar kucing selalu sehat, segar dan bugar. Selain sehat, hal yang tidak kalah penting yaitu memperindah kucing agar cantik dan menawan.

Tidak heran jika banyak tempat yang menawarkan jasa perawatan untuk merawat hewan peliharaan. Agar anda tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk Merawat Kucing, berikut beberapa cara efektif yang bisa dilakukan dirumah.

1. Lebatkan Bulu Kucing

Cara Melebatkan Bulu Kucing untuk menghindari kucing dari stres, dengan langkah-langkah sebagai berikut :

  1. Rajin menyisir bulu kucing
  2. Memandikan secara teratur dan menggunakan shampo yang cocok dengan kucing tersebut.
  3. Menjaga tempat tinggalnya
  4. Memperhatikan kesehatan kucing dengan memberi makanan yang sehat secara teratur dan memberikan multivitamin tambahan.

2. Bersihkan Telinga Kucing

Cara Membersihkan Telinga Kucing dengan tepat bertujuan untuk memastikan kucing dalam keadaan bahagia, dengan cara sebagai berikut :

  1. Teteskan cairan pembersih pada telinga kucing.
  2. Setelah itu, pijatlah telinga si kucing dengan lembut.
  3. Lalu bersihkan lekukan telinga kucing menggunakan kapas.

3. Rawat Bulu Kucing

Cara Merawat Bulu Kucing agar tetap lebat dan terawat yaitu dengan cara:

  1. Memandikan si kucing secara teratur.
  2. Jangan lupa memberikan bedak kucing secara teratur juga.
  3. Agar bulu tetap terjaga, sisir atau sikat bulu kucing.

4. Buat Kucing Menjadi Gemuk

Kucing Gemuk banget!
Foto Kucing Gendut dengan Pemiliknya (express.co.uk)

Cara Membuat Kucing Gemuk yaitu dengan langkah-langkah sebagai berikut :

  1. Menambah nafsu makan terlebih dahulu.
  2. Berikan Makanan yang berprotein tinggi misalnya Raw Food Ayam, ikan, atau dry food. Makanan yang tidak enak atau kurang tidak bergizi menjadi salah satu penyebab Kucing Tidak Mau Makan.
  3. Berikan makanan dengan tepat dan vitamin pendukung serta vaksin
  4. Jagalahmood kucing kesayangan Anda
  5. Selain itu, Anda bisa memberikan minum air yang higenis dan susu kucing.

5. Potong Kuku Kucing

Kucing yang sehat dan indah tentu saja harus diperhatikan bagian kukunya supaya tetap bersih, berikut ini cara memotong kuku kucing yang baik dan benar:

  1. Tekan telapak kaki kucing atau jari kakinya.
  2. Perhatikan posisi menggunting kuku kucing.
  3. Potong kuku satu persatu secara hati-hati.

6. Latih agar Kucing Tidak Buang Air Sembarangan

Berikut ini cara melatih kucing buang air agar tidak pernah sembarangan:

  1. Siapkan kotak kotoran ukuran besar dan tertutup.
  2. Pilihlah pasir yang tidak wangi dan mudah diserok.
  3. Taruhlah kota tersebut di tempat yang tenang.
  4. Alangkah baiknya jika tidak hanya memiliki satu kotak saja. Bisa memberikan dua atau tiga kotak agar si kucing bisa senang hati memilih kotak mana yang ingin ia gunakan.

7. Hilangkan Kutu Kucing

Kucing Kena Kutu
Foto Kucing Kena Kutu (pethelpful.com)

Cara Menghilangkan Kutu Kucing yaitu dengan langkah sebagai berikut:

  1. Mandikan kucing dengan shampo yang khusus untuk kucing.
  2. Memberikan minyak telon
  3. Menyisir bulu-bulu kucing secara teratur
  4. Jika masih banyak kutu, bisa menyemprotkan air cuka atau menggunakan lidah buaya untuk dioleskan ke bulu-bulu kucing.
  5. Pilihan lain yang bisa digunakan untuk menghilangkan kutu kucing yaitu perasan lemon, cuka apel, vaksin, garam, dan spray anti kutu kucing.

[adinserter block=”4″]

8. Mandikan Kucing

Seperti halnya manusia yang memerlukan mandi supaya terlihat segar dan bersih dari kotoran, maka demikian halnya untuk hewan seperti kucing. Beberapa orang mungkin masih sedikit takut memandikan kucing karena takut dicakar.

Jika hal tersebut terjadi, tidak jarang si pemiliknya menyebut kucingnya menjadi kucing garong. Selain membersihkan, mandi pada kucing juga bisa membuat tampilan bulu kucing terlihat lebih bagus. Tentu saja hal ini dengan catatan cara memandikan yang benar.

Meskipun sebenarnya kucing membersihkan diri dengan menjilat tubuhnya, jelas hal tersebut belum bisa membersihkan secara keseluruhan.  Adapun langkah memandikan kucing yang bisa dilakukan ialah sebagai berikut:

  1. Membasahi semua bagian tubuh kucing, tentu saja hal inilah yang pertama kali dilakukan. Gunakanlah air hangat agar kucing tidak terkejut dengan suhu dingin. Tetap diingat bahwa jangan sampai air masuk ke dalam telinga kucing.
  2. Mulailah menggunakan shampoo. Dalam hal ini, gunakanlah shampoo khusus untuk kucing secara merata, kecuali bagian mata, hidung mulut dan telinga. Dengan demikian kucing akan terlihat menarik dan cocok dikatakan sebagai kucing imut oleh siapa saja yang melihatnya.
  3. Setelah memberikan shampoo pada bagian tubuh kucing, maka saatnya untuk membilas. Tetap gunakan air hangat. Harus pastikan bahwa tidak ada sisa shampoo yang tersisa.
  4. Keringkan kucing. Mengeringkan kucing bisa dilakukan menggunakan handuk. Gosoklah secara perlahan hingga badan kucing terasa kering. Jika tidak menggunakan handuk, kamu bisa menggunakan hairdryer.
  5. Bersihkan telinga kucing setelah mandi usai. Hal ini bisa dilakukan dengan menggunakan cotton buds maupun kapas dalam kondisi lembab. Untuk membersihkannya gunakan baby oil.

Kesimpulan

Ketika memutuskan untuk memelihara kucing, maka hal penting yang harus diketahui adalah cara merawatnya. Bisa dikatakan bahwa tidak terlalu repot ketika ingin merawat kucing, asalkan mengetahui cara-caranya yang tepat.

Buktinya, seperti halnya kucing hutan, tetap saja bisa dipelihara apabila memang benar-benar mengetahui cara yang tepat dalam merawatnya. Kesimpulan cara merawat kucing adalah sebagai berikut:

  1. Memandikan kucing minimal satu kali dalam seminggu. Gunakan shampoo khsusu untuk kucing agar mendukung pertumbuhan bulu dan kesehatan kucing.
  2. Bawalah kucing periksa ke dokter hewan minimal satu kali dalam sebulan
  3. Berikanlah kebebasan bagi kucing untuk bermain
  4. Rawatlah bulu kucing dengan cara menyisirnya
  5. Bersihkanlah kandang kucing dan pasir tempat kotoran kucing tiap harinya
  6. Berikanlah makanan yang bernutrisi atau bisa dikatakan makanan khas kucing.
  7. Jemurlah kucing di bawah sinar matahari agar menambah kesehatan bulu dan kulitnya. Meskipun itu kucing hitam tetap saja kesehatan bulunya harus tetap dijaga.

Tips Memilih Kandang Kucing dengan Tepat

[adinserter block=”1″]

Memelihara kucing tidak hanya memperhatikan makanannya dan minumannya saja. Agar kucing kesayangan tetap sehat dan terawat, anda juga perlu memilih kandang dengan tepat dan rutin membersihkannya.

Kucing yang memiliki kandang sesuai tentu akan terhindar dari beberapa penyakit termasuk stres yang terjadi pada kucing. Bagi pemula biasanya tidak terlalu memperhatikan mengenai kandang yang dipakai.

Oleh karena itu, berikut ini beberapa tips yang perlu diperhatikan dalam memilih kandang kucing.

Tips Memilih Kandang Kucing yang pertama yaitu memilih kandang yang dibuat dari bahan aman atau tidak berbahaya. Memilih kandang kucing yang tidak berbahaya tentu akan membuat anda dan kucing merasa aman.

Salah satu bahan kandang yang direkomendasikan untuk Anda yaitu alumunium. Bahan alumunium mempunyai karakteristik awet, ringan, kuat dan tidak mudah berkarat. Hal tersebut tentu akan mendukung dalam penjinakan kucing.

Kandang Kucing Lucu
Gambar Kandang Kucing Lucu (chewy.com)

Selain memilih bahan yang aman, pemilik atau pecinta kucing juga perlu memahami mengenai kebutuhan. Kebutuhan kandang bagi kucing yang sekedar untuk dipelihara dengan kucing yang diternakan tentu akan berbeda.

Pemilihan yang tepat tentu akan membantu Anda dalam mencapai tujuan yang diinginkan. Kandang kucing untuk diternakan memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan dengan kucing untuk peliharaan di rumah saja.

Jika sudah memilih bahan dan ukuran Kandang Kucing, Anda juga perlu menyesuaikan alas dari kandang tersebut. Buatlah alas kandang yang sesuai dengan jenis kucing yang akan menempatinya.

Alas kandang yang nyaman biasanya memilih celah dengan ukuran yang lebar dan lebih sempit. Alas plastik bisa menjadi pilihan Anda. Karena menggunakan alas plastik tentu memudahkan dalam pembersihan dan tidak menimbulkan sakit pada kucing.

Tips dalam memilih kandang kucing selanjutnya yaitu kemudahan dalam membersihkan kandang. Kandang yang mudah dibersihkan tentu juga membuat kucing kesayangan Anda akan merasa nyaman.

Kenyamanan kucing terganggu biasanya disebabkan karena lingkungannya kotor atau kurang dalam kebersihannya. Kandang yang mudah dibersihkan yaitu kandang yang terdapat sedikit lekukan dan ada tempat pembuangan dibagian bawah kandang.

Hal yang tidak kalah penting yaitu memberhatikan ketahanan dari kandang kucing tersebut. Ketahanan dari kandang kucing biasanya juga sesuai dengan Harga Kandang Kucing yang ditawarkan.

[adinserter block=”2″]

Apabila kandang yang tidak tahan lama mengalami kerusakan, kucing biasanya tidak ingin pindah dari kandang tersebut. Karena kucing sudah terlanjur nyaman dengan kandang tersebut.

Untuk itu, alangkah lebih baiknya jika memilih kandang yang tahan saja. Sehingga bisa digunakan dalam jangka waktu yang lama.

Cara Menjinakkan Kucing dengan Mudah dan Ramah

Kucing Marah
Kucing Sedang Marah (Popsugar.com)

Menjinakkan kucing tentu sangat diperlukan ketika kucing tersebut merupakan kucing baru atau kucing liar. Cara Menjinakkan Kucing yang pertama yaitu memahami karakter kucing tersebut.

Jika anda sudah memahami karakternya, biarkan kucing tersebut tenang kemudian dirayu. Anda bisa menggunakan kata-kata manis dan menatapnya dengan hangat. Layaknya hewan lain, kucing tentunya juga suka diperlakukan dengan lembut.

Jika hal tersebut sudah anda lakukan, selanjutnya yaitu berikan kucing tempat untuk bersembunyi. Anda memerlukan tempat atau kandang yang nyaman untuk menjinakkan kucing.

Selain itu, hindari beberapa bau yang tidak disukai oleh sang kucing. Bau Yang Tidak Disukai Kucing yaitu lemon, jeruk, asap, mentol, prafun, pengharum ruangan, dan cabe.

Karena kucing berhati lembut, anda juga tidak boleh membentak kucing. Berilah kucing makan dan minum yang membuat mereka mau mendekat dengan sendirinya.

[adinserter block=”3″]

Setelah mau mendekat, anda bisa mulai memegangnya dan memanfaatkan momen tersebut. Momen-momen pada kucing tentu berupa ketika kucing kelaparan, kecelakan, kesakitan ataupun momen yang lainnya.

Makanan dan Minuman Alami Kucing

Ketika memutuskan untuk memelihara kucing, maka penting untuk mengetahui jenis makanan dan minuman yang dibutuhkan kucing. Adapun makanan dan minuman kucing adalah sebagai berikut:

a. Daging

Sebagaimana yang telah diketahui bahwa kucing termasuk golongan hewan karnivora alias pemakan daging. Namun perlu diperhatikan cara pengolahan daging sebelum benar-benar disajikan kepada kucing. Agar lebih mudah dicerna dan lebih empuk, ada baiknya daging direbus terlebih dahulu ataupun dihaluskan seperti bubur.

b. Nasi

Meskipun bukan makanan utama kucing, nasi tetap baik jika pandai menyajikannya dengan lauk yang seimbang. Untuk porsi keseimbangannya, gunakan 75% lauk dan 25% nasi.

c. Tempe

Tempe Makanan Kucing
Tempe adalah makanan alami untuk kucing (123rf)

Jika kucing tidak cocok dengan nasi, kamu bisa ganti dengan tempe. Namun untuk penyajiannya perlu direbus terlebih dahulu lalu haluskan.

d. Makanan khusus kucing

Makanan khusus untuk kucing. Saat ini, sudah tersedia banyak makanan khusus kucing yang dijual secara luas. Kamu bisa menemukannya di minimarket terdekat.

[adinserter block=”4″]

Walaupun misalnya kamu memelihara kucing kampung yang bisa mencari makanannya sendiri, tetap saja kamu bisa memberikan asupan makanan kucing khusus kepadanya. Namun tetap bijaklah memilih yang sesuai dengan kucing peliharaan. Biasanya akan disesuaikan juga dengan umur kucing yang bersangkutan.

Sedangkan untuk minuman kucing, bisa memberikan beberapa minuman berikut ini:

d. Air putih

Sebagaimana pada umumnya, air adalah kebutuhan semua makhluk hidup yang ada di bumi, tidak terkecuali juga untuk kucing. Gunakan wadah yang tepat sehingga kucing bisa dengan mudah meraihnya tanpa tumpah. Tetap diingat untuk selalu menjaga kebersihan wadah tempat minum.

e. Susu

Kucing Minum Susu
Foto Kucing dengan Sebotol Susu (sciencefocus.com)

Kandungan kalsium dan protein yang ada pada susu tentu baik bagi pertumbuhan serta kesehatan kucing. Namun ingat, jangan memberikan susu sapi karena kucing tidak dapat mencernanya dengan baik. Sebaiknya belilah susu dari petshop.

Merk Makanan dan Minuman Kucing

Seperti halnya dengan hewan lain, kucing juga mempunyai makanan dan minuman tepat untuk dikonsumsi.

Memilih makanan dan minuman yang tepat tentu mampu membantu menumbuh kembangkan kucing kesayagan. Berikut ini beberapa Merk Makanan dan Minuman Kucing bisa menjadi pilihan Anda untuk menyehatkan kucing.

[adinserter block=”1″]

a. Rekomendasi Merk Makanan Kucing

1. Royal Canin

Royal Canin
Makanan kucing Royal Canin (amazon)

Merk makanan favorit dari kucing yaitu Royal Canin. Para pecinta kucing tentu tidak asing lagi dengan makanan kucing yang satu ini. Kualitas dari makanan ini tentu tidak diragukan lagi.

Makanan dari Royal Canin pun bermacam-macam pilihan. Anda bisa menyesuaikannya sesuai dengan kebutuhan.

Makanan tersebut terdiri dari makanan untuk anak kucing, kucing anggora, kucing persia, makanan untuk melebatkan bulu dan masih banyak lagi.Harga yang ditawarkan untuk satu bungkus Royal Canin memang tergolong masih mahal.

Namun jika Anda memperhatikan komposisi dannutrisi yang terdapat didalamnya, tentu harga tersebut sangatlah murah. makanan kucing merk ini sangat cocok dikonsumsi oleh kucing anggora, persia dan kampung.

2. Pro Plan

Pro Plan
Makanan kucing Pro Plan (amazon)

Pro Plan juga menjadi makanan favorit para kucing. Harga yang ditawarkan untuk membeli satu bungkus pro plan pun cukup tinggi.

Merk makanan ini menjadi makanan premium terbaik bagi si kucing. Kualitas dari Pro Plan merupakan kualitas nomor satu bagi makanan yang sejenis dengan ini.

Memberi makan Pro Plan ini juga mampu membuat tubuh kucing menjadi gemuk. Kucing pun menjadi lebih aktif bergerak. Sehingga tidak mungkin akan terjadi obesitas pada kucing.

Memberi pro plan juga mampu mengurangi bau menyengat dari kotorang yang dikeluarkan oleh si kucing.

3. Maxi

Maxi
Makanan kucing Maxi (amazon)

Maxi juga menjadi salah satu makanan andalan bagi sang kucing. Harga yang ditawarkan lebih terjangkau dibandingkan dengan makanan kucing sebelumnya.

Komposisi dari makanan kucing ini yaitu kombinasi dari ayam dan ikan tuna yang mengandung protein tinggi. Selain itu, maxi juga mengandung omega 3 dan 6 yang dibutuhkan oleh tubuh kucing.

Memberikan makanan kucing dengan merk ini mampu membantu kucing menjadi tidak mudah sakit. Hal tersebut karena kandungannya yang mampu memberikan daya tahan tubuh yang kuat.

Kandungan Lysine yang ada di Maxilah yang membantu dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Isi terkecil dari Maxi yaitu sekitar 500 gram dengan harga sebesar Rp. 15.000 saja.

[adinserter block=”2″]

b. Rekomendasi Merk Minuman Kucing

1. PetAg KMR Powder

PetAg KMR Powder
Minuman Kucing PetAg KMR Powder (amazon)

Minuman kucing memang selalu identik dengan susu. Karena dengan tambahan susu didalamnya mampu membantu pertumbuhan sang kucing.

Rata-rata susu yang tidak khusus untuk kucing biasanya mengandung laktosa yang nantinya akan dicerna oleh enzim laktase. Jika susu tersebut dikonsumsi oleh kucing, kucing akan mengalami diare atau bahkan kerusakan pada organ tubuhnya.

PetAg KMR Powder merupakan susu yang dikhususkan untuk kucing. Susu tersebut tidak mengandung laktosa yang tentunya akan aman bagi kucing.

Susu yang satu ini bisa dikonsumsi oleh berbagai kalangan kucing. Mulai dari kucing kampung, kucing persia hingga kucing anggora sekalipun. Anda juga bisa memberikan cucu tersebut pada kucing yang baru lahir maupun kucing dewasa.

2. Royal Canin Babycat Milk

Royal Canin Babycat Milk
Minuman kucing Royal Canin Babycat Milk(amazon)

Susu merk Royal Canin Babycat Milk merupakan susu produksi royal canin. Royal Canin tidak hanya memproduksi makanan kucing saja. Tetapi sekaligus dengan susu kucingnya.

Kandungan utama dari susu ini adalah DHA. DHA ini tidak hanya diperlukan oleh manusia saja. Tetapi juga dibutuhkan oleh kucing kesayangan anda. Susu Royal Canin lebih diperuntukkan bagi kucing baru lahri atau sekitar umur 4 bulanan kebawah.

Bahan-bahan pada Royal Canin yang safetentu membuat saluran pencernaan kucing tetap terjaga dan aman. Susu yang satu ini tentu akan disukai oleh sang kucing.

[adinserter block=”3″]

Memberikan susu royal canin tentu membantu anda dalam memberikan nutrisi sehat untuk kucing setiap harinya. Kucing tentu jauh lebih mudah dalam tumbuh besar.

3. Top Growth Kitten milk Replacer

Top Growth Kitten milk Replacer
Minuman Kucing Top Growth Kitten milk Replacer (amazon)

Top Growth Kitten milk Replacer tidak kalah dengan merk susu lainnya. Merk susu ini bisa menjadi pilihan tepat bagi kucing yang baru saja lahir.

Formula susu Top Growth Kitten milk Replacer bisa menggantikan air susu dari induk kucing. Asupan nutrisi susu baik untuk anak kucing yang tidak bisa menyusu secara langsung pada induknya.

Merk susu ini diformulasi khusus dimana mampu menghasilkan antibodi yang membuat sang anak kucing lebih kuat dan tidak mudah sakit. Bahan-bahan pembuatannya pun dijamin aman.

Tentu hal ini berefek pada sistem pencernaan kucing akan tetap terjaga. Susu jenis ini bisa dengan mudah anda temukan di petshop terdekat maupun membelinya secara online.

4. Beaphar Lactol Kitty Milk

Beaphar Lactol Kitty Milk
Minuman Kucing Beaphar Lactol Kitty Milk (amazon)

Minuman khusus kucing merek Beaphar Lactol Kitty Milk ini berupa susu bubuk yang bisa dikonsumsi oleh kucing persia, anggora maupun kampung.

Susu ini diformulasikan untuk kucing yang baru saja lahir. Apalagi kucing tersebut tidak bisa mendapatkan susu secara langsung dari sang induk.

Susu bubuk ini mengandung protein, nutrisi dan vitamin yang dibutuhkan oleh bayi kucing. Bantuan minuman ini tentu sangat membantu sang bayi kucing untuk tetap sehat dan bertahan hidup.

Beaphar Lactol Kitty Milk bisa menjadi pilihan tepat menjadi pengganti susu sang induk kucing.

[adinserter block=”4″]

Bahaya Memelihara Kucing

Memelihara kucing memang mempunyai banyak sekali manfaatnya. Meskipun begitu Anda juga perlu memperhatikan beberapa hal yang memungkinkan terjadi pada kucing Anda.

Ada beberapa Bahaya Memelihara Kucing yang bisa menyakiti diri sendiri. Namun jika Anda sebagai pemilik atau pecinta kucing tentu tidak asal-asalan dalam merawatnya.

Penyakit Manusia karena Kucing

Karena merawat kucing dengan benar tentu mampu menghindar dan meminimalisir bahaya yang mungkin saja dialami ketika memelihara kucing.

Penyakit yang bisa saja terjadi karena memelihara kucing yaitu penyakit cakar kucing. Sesuai dengan namanya, penyakit ini disebabkan karena pernah tercakar oleh kucing.

Cakar-cakar kucing tersebut terdapat bakteri  bartonella hendelae yang bisa berpindah ke tubuh manusia. Tidak hanya lewat cakar ganas dari si kucing manis ini.

Bakteri tersebut juga bisa berpindah melalui gigitan. Ciri-ciri penyakit cakar kucing yaitu muncul benjolan kecil, mual-,muntah, demam, dan radang.

Manusia dengan Kucing
Apa manusia bisa sakit karena kucing? (berkeleywellness.com)

Memelihara kucing juga bisa menyebabkan Asma. Penyakit ini berhubungan dengan sistem pernapasan. Hal tersebut disebabkan karena penderita menghirup bulu kucing yang tidak sengaja rontok sembarangan.

Bulu-bulu kucing mengandung bakteri dan virus yang akan membahayakan tubuh terutama pada sistem pernafasannya.

Penyakit yang bisa menyerang manusia yaitu radang paru-paru. Radang paru-paru ini masih berhubungan dengan toksoplasma yang menjalar menuju paru-paru.

Kemudian akan menginfeksi paru-paru dan menjadi radang atau iritasi. Penderita biasanya akan kesulitan bernafas dan berujung pada kematian. Hal tersebut terjadi karena ketika menghirup oksigen tersebut terhambat menuju paru-paru.

[adinserter block=”1″]

Penyakit yang bisa saja terjadi akibat dari pemeliharaan kucing yaitu Ringworm. Penyakit ini dikenal sebagai kurap yang disebabkan oleh kucing. Awal mula terkena penyakit yaitu sang kucing terkena ringwormterlebih dahulu.

Ringworm merupakan jenis cacing yang bisa membuat kulit menjadi gatal, panas dan pedih. Pada akhirnya kulit akan menjadi kemerahan yang melingkar.

Hal tersebut dikarenakan telur cacing yang menginfeksi kulit. Hal tersebut terjadi karena kurangnya menjaga kebersihan kucing beserta kandangnya.

Kucing kini menjadi pilihan hewan peliharaan kesayangan. Ulasan diatas bisa membantu anda dalam merawat dan mengembangbiakan kucing kesayangan.

Memelihara kucing mempunyai sejuta manfaatnya. Meskipun juga ada beberapa bahaya yang mengancam.

Namun semua bahaya tersebut tentu bisa hilang dengan cara merawatnya dengan tepat. Ada beberapa penyakit yang mungkin saja terjadi pada kucing kesayangan Anda. Oleh karena itu, perhatikan ciri-ciri dan cara pengobatan yang tepat.

[adinserter block=”2″]