Harga Sapi Limosin

Dari sekian banyaknya sapi potong yang banyak di ternak saat ini, Sapi Limosin masih tergolong jenis sapi yang masih sangat asing didengar.

Karena populasinya yang masih langka tidak heran jika jenis sapi ini cukup sulit untuk ditemukan. Perlu Anda ketahui bahwa jenis Limosin sendiri tergolong dalam salah satu sapi yang memiliki banyak sekali kelebihan. Mulai dari postur hingga berat badannya yang bisa berkali-kali lipat beratnya jika dibandingkan dengan jenis sapi pada umumnya.

Meskipun jenis sapi ini bukan berasal dari Indonesia, namun keberadaan sapi ini mulai populer dan mulai banyak di ternak oleh sebagian besar orang karena memiliki banyak kelebihan dan harga yang selalu tinggi setiap tahunnya.

Salah satu karakteristik yang dimiliki oleh sapi jenis ini yaitu memiliki ukuran yang panjang, tinggi besar, dan memiliki bulu yang tebal berwarna kecoklatan.

Bagaimana, tertarik untuk memeliharanya? Simak terlebih dahulu beberapa informasi seputar Sapi Limosin sebelum Anda memulai untuk memeliharanya.

Tentang Sapi Limosin

Seperti yang diketahui daging merupakan salah satu produk pangan yang paling banyak dibutuhkan hampir di semua negara di dunia termasuk Indonesia.

Perlu Anda ketahui bahwa permintaan akan daging ini terus mengalami peningkatan setiap tahunnya, bahkan seringkali kebutuhan atau permintaan daging tersebut melebihi dari kapasitas.

sapi-limosin
Gambar Sapi Limosin (Youtube.com)

Sehingga tidak heran jika pemerintah harus mendatangkan sapi dari luar negeri untuk memenuhi permintaan tersebut. Salah satu jenis sapi potong yang saat ini sedang populer dan banyak dicari adalah jenis Lomusin.

Apa itu sapi lomusin? Merupakan salah satu jenis sapi potong yang berasal dari negara Prancis. Kelebihan yang dimiliki oleh sapi jenis ini yaitu memiliki karakter pertumbuhan yang begitu cepat.

Jenis sapi ini juga memiliki berat yang bisa dikatakan lebih berat jika dibandingkan dengan jenis sapi pada umumnya. Perlu Anda ketahui sapi yang masih berumur satu setengah tahun bisa memiliki berat badan hingga 500-700 kg.

Pada umumnya para pelaku pembesaran sapi akan menjual sapi jenis ini setelah memiliki berat kurang lebih 900 kg hingga 1 ton lebih. Semakin berat tubuh dari sapi tersebut maka akan semakin mahal harga jualnya.

Baca juga: Harga Ayam Kalkun

Bagi Anda yang tertarik untuk memelihara sapi limosin tentu akan membutuhkan kisaran harga hewan(sapi) ini. Dalam kesempatan kali ini mari mengetahui kisaran harga sapi limosin agar Anda bisa mengetahui estimasi biaya yang diperlukan bila ingin memeliharanya. Setidaknya untuk tambahan pengetahuan sebelum Anda membelinya.

Daftar Harga Sapi Limosin

Jenis Sapi LimosinHarga Dalam Rp
Sapi Limosin Bakalan Per KgRp48.000
Sapi Limosin Umur 5 – 6 BulanRp12.000.000 – 15.000.000
Sapi Limosin Umur 6 – 8 bulanRp17.500.000
Sapi Limosin Umur 8 – 10 bulanRp19.300.000
Sapi Limosin Umur 1 – 2 tahunRp22.000.000 – 25.000.000
Sapi Limosin DewasaBisa >Rp100.000.000

Baca juga: Harga Kambing Etawa

Cukup mahal sekali, bukan? Jadi sebelum membeli pastikan terlebih dahulu sapi pilihan Anda benar-benar dalam kondisi sehat.

Cara Penggemukan Sapi Limosin

Merawat jenis sapi ini bisa dikatakan susah-susah  gampang meski tergolong jenis sapi yang cukup mudah dalam hal perawatan.

Anda harus memperhatikan makanannya agar proses penggemukan sapi bisa berjalan lancar. Seperti yang diketahui sapi jenis ini memiliki karakter pertumbuhan yang begitu cepat.

Jadi pastikan untuk selalu memberi makanan yang sehat dan juga bergizi ya!

Berikut ini cara penggemukan sapi limosin dengan mudah dan cepat, antara lain

1. Memberi Makanan Yang Bergizi

Pakan merupakan salah satu hal yang sangat penting dan berpengaruh terhadap kesehatan dan juga memastikan pertumbukan sapi dapat berlangsung dengan sempurna atau tidak.

Meski makanan sapi limosin tergolong cukup mudah, sebaiknya untuk memberinya makanan yang cocok dan mengandung gizi yang tinggi.

Selain itu kondisi pakan juga harus diperhatikan dan berada dalam keadaan yang baik agar tidak mudah tercemar dengan kotoran yang bisa merusak nutrisi dari makanan sapi tersebut.

2. Memberi Makan Di waktu Yang Pas atau Tepat

memberi-makanan-sapi-limosin
Memberi Makanan Sapi (Youtube.com)

Makanan yang baik adalah makanan yang bebas dari telur cacing dan juga bibit penyakit lainnya yang tentu dapat mengganggu kesehatan sapi peliharaan Anda.

Untuk memastikan pakan yang Anda berikan terbebas dari penyakit dan semacamnya, maka waktu yang dianggap tepat dalam memberikan makanan pada jenis sapi ini yaitu pada siang hari dan sore hari.

Mengapa demikian? karena pada waktu tersebut biasanya makanan terbebas dari telur cacing yang di tetas kan oleh induk cacing, jika masih ada pun telur tersebut sudah mati lebih tinggi dibandingkan pada saat-saat yang lain.

3. Memberi Vitamin

Vitamin merupakan salah satu jenis nutrisi penting yang dapat membuat semua jenis hewan sapi tumbuh dengan sempurna.

Selain memberikan pakan yang banyak dan juga cukup setiap harinya, pastikan juga untuk memberikan vitamin dalam jangka waktu tertentu.

Tujuannya adalah untuk membantu memperkuat tubuh dari sapi yang mungkin rawan terserang penyakit pada saat-saat tertentu, selain itu pemberian vitamin ini juga dapat menambah asupan gizi yang dapat menunjang kesehatan dari sapi peliharaan Anda.

Baca juga: Harga Ayam Petelur

4. Membuat Kandang Yang Baik

Selain pakan salah satu hal yang amat sangat penting dan patut untuk diperhatikan adalah masalah kandang atau tempat tinggalnya.

Agar sapi dapat berkembang biak dengan sempurna maka pastikan untuk memberikan kandang yang baik dan nyaman untuk ditempati.

Jenis kandang yang baik yaitu harus memiliki ruangan tersendiri untuk masing-masing sapi nya atau bisa dikatakan pribadi. Tidak harus luas, ukuran 2,5 x 1,5 meter sudah dianggap mampu memberikan kenyamanan pada sapi.

Jika memungkinkan lahan atau tempatnya, sebaiknya peternak membuat satu kandang untuk satu sapi sehingga terjadi adanya persaingan atau kompetisi antara sapi satu dengan yang lainnya dalam urusan mendapatkan pakan.

Selain itu kelebihan kandang yang terpisah tersebut juga membatasi ruang gerak sapi sehingga energi yang diperoleh dari pakan yang diberikan dapat disimpan sehingga meningkatkan berat dari sapi tersebut

5. Vaksinasi

Cara selanjutnya yang dianggap efektif dalam proses penggemukan sapi adalah dengan melakukan vaksinasi secara rutin.

Tujuan dilakukan vaksinasi secara rutin tersebut adalah agar sapi peliharaan Anda dapat terbebas dari potensi sakit akibat terkena virus atau bakteri.

Hal tersebut juga bisa dilakukan pada sapi-sapi yang masih kecil atau bakalan sapi agar kedepannya kesehatan sapi tersebut semakin terjaga. Jadi jangan sampai lupa ya!

6. Memberi Anti Jamur

Berdasarkan pengalaman yang sering dilakukan oleh para peternak sapi jenis ini agar terbebas dari cacing dan beberapa penyakit.

Maka hal yang perlu dilakukan adalah dengan memberinya obat anti jamur. Ada banyak sekali jenis jamu anti cacing yang bisa Anda jumpai di pasaran yang dapat membantu tumbuh kembang secara sempurna.

Beberapa jamu tradisional yang bisa Anda coba seperti  ramuan kunyit, temulawak, atau telur ayam kampung.

Semua jenis jamu tersebut dapat diberikan kepada sapi tiap tiga bulan sekali yang bisa dipakai sebagai salah satu asupan tambahan untuk meningkatkan daya tahan tubuh sapi.

Seperti yang sudah sedikit disinggung diatas, harga sapi limosin ini ditentukan oleh jenis dan berat dari sapi. Semakin berat sapi tersebut maka harga jualnya pun juga semakin mahal.

gambar-sapi-limosin
Gambar Sapi Limosin (Youtube.com)

Rata-rata berat badan sapi ini antara 900 kg hingga satu ton. Umumnya harga jualnya bisa mencapai 50 juta per ekornya.

Demikian tadi sedikit informasi singkat seputar Sapi Limosin yang sudah sangat populer dan terkenal di Indonesia. Semoga informasi diatas tadi bermanfaat dan dapat membantu Anda dalam beternak sapi jenis ini dengan cepat dan mudah.

Originally posted 2019-04-04 14:49:08.

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Berikan Komentar