Biaya Suntik Putih Permanen, Apa yang Harus Dipertimbangkan?

Tubuh yang putih dan bersinar adalah salah satu hal yang diidam-idamkan oleh sebagian besar orang. Mereka yang memiliki kulit yang lebih gelap atau bahkan yang berubah menjadi lebih gelap karena pengaruh cuaca, usia atau bahkan kondisi kesehatan, dapat mempertimbangkan suntik putih untuk mengembalikan keputihan aslinya. Namun, sebelum memutuskan untuk menjalani prosedur ini, penting untuk mempertimbangkan biaya suntik putih permanen.

Suntik putih permanen adalah prosedur medis yang melibatkan pemasangan jarum yang berisi zat putih ke dalam kulit. Zat putih bisa menjadi asam kojic, glutathione, atau vitamin C, dan bisa membantu melembutkan tekstur kulit, meningkatkan kecerahan, dan mengurangi pigmen gelap di kulit. Zat putih secara permanen membantu meningkatkan keputihan kulit dan membantu mengurangi tanda-tanda penuaan, seperti garis-garis halus dan kerutan. Prosedur ini berlaku untuk semua jenis kulit, tetapi hasilnya akan berbeda untuk setiap orang.

Biaya suntik putih permanen bervariasi tergantung pada jenis dan jumlah obat yang digunakan serta lokasi klinik atau rumah sakit, di mana prosedur ini dilakukan. Pada umumnya, biaya suntik putih permanen berkisar antara Rp. 10.000.000 hingga Rp. 15.000.000 per sesi. Jika Anda ingin hasil yang lebih baik, mungkin Anda perlu melakukan lebih dari satu sesi. Jadi, biaya akhirnya mungkin lebih tinggi. Setelah Anda memutuskan untuk melakukan suntik putih permanen, maka selanjutnya Anda harus mempertimbangkan biaya berikutnya.

Pertama, Anda akan perlu membeli obat-obat yang diperlukan untuk prosedur ini. Obat-obatan ini akan berbeda tergantung pada jenis obat yang dipilih dokter dan jenis kulit Anda. Biaya obat-obatan ini bisa berkisar dari Rp. 5.000.000 hingga Rp. 10.000.000, tergantung pada jenis obat yang Anda butuhkan dan jumlahnya. Selain itu, Anda juga mungkin harus membayar biaya untuk konsultasi dan evaluasi dokter. Biaya ini bervariasi tergantung pada lokasi dan dokter yang Anda pilih, tetapi biasanya berkisar antara Rp. 500.000 hingga Rp. 1.500.000.

Kemudian, Anda mungkin juga harus mempertimbangkan biaya untuk menjaga kulit Anda setelah prosedur. Ini termasuk menggunakan krim pelembab dan krim pemutih, krim anti-penuaan, dan semua produk lain yang ditentukan oleh dokter Anda. Biaya ini bervariasi tergantung pada produk yang Anda pilih, tetapi dapat mencapai Rp. 5.000.000 atau lebih. Anda juga harus mempertimbangkan biaya untuk mengunjungi dokter untuk evaluasi ulang setelah prosedur. Ini biasanya akan berkisar antara Rp. 500.000 hingga Rp. 1.000.000.

Jadi, sebelum Anda memutuskan untuk menjalani suntik putih permanen, pastikan untuk menghitung biaya yang mungkin Anda hadapi dalam prosedur ini. Ini bisa mencakup biaya obat-obatan, biaya konsultasi, biaya perawatan kulit, dan biaya evaluasi ulang. Dengan mempertimbangkan semua biaya yang mungkin Anda hadapi, Anda bisa membuat keputusan yang tepat dan membuat prosedur ini lebih murah.

Kesimpulan

Suntik putih permanen adalah prosedur yang dapat membantu meningkatkan keputihan kulit dan mengurangi tanda-tanda penuaan. Namun, sebelum memutuskan untuk melakukan prosedur ini, penting untuk mempertimbangkan biaya suntik putih permanen. Biaya suntik putih permanen tergantung pada jenis dan jumlah obat yang digunakan, biaya konsultasi, biaya perawatan kulit, dan biaya evaluasi ulang. Dengan mempertimbangkan semua biaya ini, Anda dapat membuat keputusan yang tepat dan membuat prosedur ini lebih murah.