Harga Emas Hari Ini 21 Juli 2020

Harga emas hari ini 21 Juli 2020 memiliki drama tersendiri seiring kenaikan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Pada hari ini, harga emas bergerak di kisaran Rp951.000 per gram. Harga tersebut menurun Rp5.000 dari harga sehari sebelumnya, yaitu Rp956.000 per gram. Meskipun nilai tukar rupiah menguat, namun harga emas di pasar lokal cenderung tidak berubah. Hal ini menunjukkan bahwa harga emas di Indonesia masih bergerak sesuai dengan harga emas internasional.

Berdasarkan data dari Bloomberg, harga emas dunia hari ini berada di posisi US$1.800 per ons troi. Nilai tersebut naik US$12 dari hari sebelumnya, yaitu US$1.788 per ons troi. Kenaikan harga emas dunia ini disebabkan oleh permintaan yang tinggi dari investor jangka panjang yang mencari aset safe haven, seperti emas. Investor investor jangka pendek juga mencari peluang dari kenaikan harga emas.

Selain itu, kenaikan harga emas dunia juga disebabkan oleh stabilnya harga minyak mentah dunia. Minyak mentah telah mencapai harga tertinggi dalam lebih dari 4 bulan. Harga minyak mentah ini yang menjadi penopang utama kenaikan harga emas dunia. Dengan harga minyak mentah yang stabil, investor bisa berinvestasi dengan lebih aman dan nyaman.

Dari sisi lokal, kenaikan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menjadi salah satu penyebab harga emas di Indonesia tidak berubah. Kenaikan nilai tukar rupiah membuat harga emas di pasar lokal menjadi lebih mahal. Sebaliknya, kenaikan harga emas internasional membuat harga emas di pasar lokal menjadi lebih murah. Meskipun demikian, harga emas di pasar lokal cenderung stabil dibandingkan dengan harga emas internasional.

Selain itu, kenaikan harga emas hari ini juga dipengaruhi oleh kondisi ekonomi global yang sedang melemah. Bank Sentral Amerika Serikat (The Federal Reserve) telah menurunkan suku bunga acuannya hingga 0,25%. Hal ini berdampak pada kondisi ekonomi global yang melemah, terutama di Amerika Serikat. Investor mencari jenis investasi yang aman dan berpeluang menghasilkan keuntungan, sehingga banyak yang memilih untuk berinvestasi di pasar emas.

Harga emas di Indonesia juga dipengaruhi oleh kondisi ekonomi domestik. Bank Indonesia telah menurunkan suku bunga acuannya hingga 4,25% pada tahun 2020. Hal ini berdampak pada kondisi ekonomi domestik yang melemah. Investor juga mencari jenis investasi yang aman dan berpeluang menghasilkan keuntungan, sehingga banyak yang memilih untuk berinvestasi di pasar emas.

Analisa Harga Emas Hari ini

Harga emas hari ini bergerak di sekitar Rp951.000 per gram. Harga tersebut menurun Rp5.000 dari harga sehari sebelumnya, yaitu Rp956.000 per gram. Yang menarik adalah meskipun nilai tukar rupiah menguat, namun harga emas di pasar lokal cenderung tidak berubah. Hal ini menunjukkan bahwa harga emas di Indonesia masih bergerak sesuai dengan harga emas internasional.

Berdasarkan data dari Bloomberg, harga emas dunia hari ini berada di posisi US$1.800 per ons troi. Nilai tersebut naik US$12 dari hari sebelumnya, yaitu US$1.788 per ons troi. Kenaikan harga emas dunia ini disebabkan oleh permintaan yang tinggi dari investor jangka panjang yang mencari aset safe haven, seperti emas. Investor investor jangka pendek juga mencari peluang dari kenaikan harga emas.

Dari sisi lokal, kenaikan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menjadi salah satu penyebab harga emas di Indonesia tidak berubah. Kenaikan nilai tukar rupiah membuat harga emas di pasar lokal menjadi lebih mahal. Sebaliknya, kenaikan harga emas internasional membuat harga emas di pasar lokal menjadi lebih murah. Meskipun demikian, harga emas di pasar lokal cenderung stabil dibandingkan dengan harga emas internasional.

Kesimpulan

Harga emas hari ini 21 Juli 2020 bergerak di kisaran Rp951.000 per gram. Harga tersebut menurun Rp5.000 dari harga sehari sebelumnya, yaitu Rp956.000 per gram. Meskipun nilai tukar rupiah menguat, namun harga emas di pasar lokal cenderung tidak berubah. Hal ini menunjukkan bahwa harga emas di Indonesia masih bergerak sesuai dengan harga emas internasional.

Kenaikan harga emas dunia disebabkan oleh permintaan yang tinggi dari investor jangka panjang yang mencari aset safe haven, seperti emas. Selain itu, kenaikan harga emas juga dipengaruhi oleh kondisi ekonomi global yang sedang melemah dan stabilnya harga minyak mentah dunia. Dari sisi lokal, kenaikan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menjadi salah satu penyebab harga emas di Indonesia tidak berubah.